| |
Abimanyu Panca Kusuma's posts with tag: awam
 Beberapa minggu terakhir abah membaca di suatu portal berita dan infotainment yang mengabarkan konflik antara, katakanlah, "Tukang Sulap" dengan seorang "Tukang Komputer". Sengaja abah pakai kata Tukang Sulap dan Tukang Komputer karena toh itu cuma istilah. K alau mau dikeren2in bisa aja abah ganti pake kata pakar ini pakar itu tapi lagi2 kata "pakar" juga hanya istilah dan bukan gelar yang menandakan kepiawaian. Karena toh selaku orang yang berilmu sewajarnya legawa untuk mengakui "diatas langit bukan saja masih ada langit tetapi malah sangat banyak langit". Moga2 yang disebut Tukang Sulap dan Tukang Komputer gak tipis mata untuk tersinggung membaca ini karena banyaaak banget Tukang Sulap dan Tukang Komputer bertebaran di bumi pertiwi ini bukan?. Lagi pula toh di Indonesia seorang fotografer yang piawaipun masing sering disebut sebagai Tukang Foto. Well, itu memang menjadi keunikan masyarakat kita yang memudahkan penyebutan suatu profesi dengan kata "Tukang". Tapi sebelum abah membahas konflik yang sangat lucu tersebut abah ingin membahas tentang sulap. Mayoritas kita semua menempatkan suatu Sulap sebagai hiburan semata. Nothing more than that and nothing beyond normal human capability. Karena apapun trik sulap tsb semua bisa dijabarkan dengan log ika, fis ika, matemat ika bahkan sekedar tanya si ika  (bila dia tau) untuk mengetahui caranya. Indahnya sulap kini justru bukan pada triknya tetapi bagaimana si tukang sulap mengemas sulapannya. Sering k ita lihat sulapan biasa menjadi indah karena ada imbuhan2 wanita penyerta, perangkat yang unik, musik pengiring, atmosfir dan suasana yang dibentuk sehingga kita terhanyut dengan skenario sulap tsb. Sehingga pada akhir setiap sulapan penonton pasti selalu kita berdecak takjub "eh gimana ya?" atau "wih kok bisa ya?" dll. Dan bagi yang sudah memahami trik sulap yang dilihat itupun pasti bergumam "ooh pake trik yang itu" atau "hmm.. mungkin diginiin atau digituin.. bla bla", tidak apa2 juga karena toh memang dia sudah mengetahui suatu trik ya layak berbagi. Sejauh ini semua wajar saja bukan? Dan sulap bahkan kini tidak dilakukan di panggung saja tetapi dijalan2. Akhir dari sulap kemungkinan respon penonton adalah seperti yang diatas itu. PASTI !! Pada suatu stasiun televisi ada acara yang membongkar rahasia2 sulap dimana pelakunya selalu bertopeng. Dengan polah dia kini kita menjadi tau trik2 sulap yang selama ini suka menjadi misteri. Lalu apakah sulapan tersebut menjadi hambar? basi? atau tidak menarik lagi? ternyata tetap menarik bukan? !! karena masyarakat haus hiburan dan tetap berharap2 ending dari sulapannya beda dengan yang lain. Secara Awam bahkan tidak peduli apakah trik si A lebih bagus daripada si B, it doesn't matter!! yang penting udah mau menghibur dengan sulap saja sudah mengasikan. Bagai kita menonton badut atau membaca jokes pasti kita kembali tertawa walau sudah sering membacanya. Mengapa? karena itu sudah bisa menjadi hiburan bagi yang senang dengan hal2 yang diluar rutinitas atau sekedar melepas kejemuan. Tentang kunci d ari sulapan itu sendiri maka setelah tahu suatu trik sulap seseorang akan dihadapkan hanya 2 pilihan utama yaitu menceritakan trik tersebut atau tetap merahasiakannya karena kelak akan menggunakan sulap tsb. Berarti dalam hal ini bila ada seorang Tukang Komputer yang sekedar mengomentari suatu sulapan apakah hal itu salah? tidak juga bukan? Toh secara agama bila kita membagi ilmu kepada orang lain maka ilmu tsb bermanfaat. Lalu kenapa si Tukang Sulap harus marah dan sedemikian kesal? sisi awam dari abah tidak bisa memahami hal tsb. Sulapan bukanlah rahasia pribadi, dan sepertinya lucu kalau Sulap jadi HAKI. Begitupun dengan nalar sang awam sepertinya dalam sulap tidak ada istilah paten karena toh suatu sulap adalah perkembangan dari sulap yang lainnya. yang " paten" itu harusnya justru sulapannya dan bukan paten-nya. Dasar pemikiran awam abah adalah bahwa toh apabila si Tukang Komputer mengetahui trik tersebut dan mencob a melakukan sulap itupun mungkin efek dan kesan takjub yang ditimbulkan mungkin tidak semenarik tontonan bila dilakukan si Tukang Sulap beneran. Dari tinggi badan saja sudah berbeda, apalagi penampilan, karena sulap butuh pesona. The Success key of magic is not on its trick but on how it performed instead. Abah pernah baca kira2 seperti itu tapi lupa dimana... moga2 gak salah kutip dan nginggris abah nggak belepotan..  Lalu sampai si Tukang Sulap khusus melakukan show ramalan sekedar membuktikan sulapannya kosong karena ingin mengecoh si Tukang Komputer itu menurut abah sudah sangat berlebihan dan bukti bahwa ia termakan ocehan si Tukang Komputer. Mengapa harus mengorbankan sekian banyak publik yang telah menunggu2 tebakannya hanya untuk melawan seorang Tukang Komputer?. Sorry to say abah menulis i ni bukan karena menjadi korban yang terkecoh sulapan kosong tersebut tapi prihatin dengan publik yang justru benar2 menyimak sula pan itu dan berhari2 mengharapkan kejutan dari sulap tersebut lalu harus kecewa dengan sulapan kosong. Walau terny ata kat  an ya hasil ramalan disimpan pada seorang profesi tert entu bla bla itu bukan suatu hal yang enak ditonton lagi atuh... Bahkan seorang abahpun bisa aja belagak bilang bahwa s elama ini atau sudah bertahun2 menyimpan ramalan tentang yang akan terjadi, tapi disimpannya dimanaaa gitu nggak ada yang tau, atau dititipkan ke Temen kek, Tukang Bakso, Tukang Becak, lalu tau2 mak jegagik atau mak bedundhu abah keluarin setelah kejadian . Lalu emangnya sula p itu jadi asik gitu? EMANGNYA SERU?? SUMPEH KAGAK BANGET, KAN??? Well, kita tau Tukang Sulap bukan Tukang Ramal. Beda "Tukangnya" tuh  walau bila lalu mencoba beralih profesi jadi Tukang Ramalpun itu sah-sah saja. Namanya juga cari makan. Ya as you wish lah oom/mbak/kang. Buat yang mau ramal kalau memang benar bisa meramal yang langsung ramal aja dan nggak usah macem2 misal pake diputer2 kesana kesini, atau kepala pake diboleng2in kek, tangan ditato kek, pake topeng kek, kepala dibikin jadi panda kek, bikin kesan jurig, atau jadi badut, baju polkadot atau apalah. Kalau mau ngeramal langsung aja sebelum suatu kejadian (misal olahraga) dia bilang saja bahwa hasil akhirnya adalah Sekian-Sekian untuk kemenangan si Anu... BERES !! omong aja depan publik dan biar disaksikan benar gak jago ramal atau tidak. Mungkin kuncinya adalah bagi si Tukang Sulap bila ingin melakukan sesuatu Sulapan maka yang selayaknya siap mental bila ternyata sulapannya sudah ketahuan triknya. Jangan picik, narrow minded, kesal, mutung dll. Coba saja perhatikan orang2 atau mungkin teman2 sekitar kita yang suka membuat tekateki dikala kumpul2 karena sekedar hiburan dalam pergaulan, pasti dia biasanya bilang " Eh ada tebakan nih, ... tappii yang udah tau jangan jawab ya" AHAUHAUHUAHA ya kan? anda sering mendengar itu kan? kenapa dia takut dijawab ? karena nanti tekatekinya jadi tidak asik lagi. atau dia khawatir bila benar tekatekinya sudah basi. Tapi bila dia yakin tekatekinya benar2 gress dan unik pasti tidak perlu khawatir dengan imbuhan kalimat seperti itu bukan.  Abah suka banget ngumpulin tekateki dan toh juga melakukan hal yang sama yaitu yang tau gak boleh jawab hahahhaa.... tapi orang2 pada maklum bukan? karena memang begitu adanya suatu tekateki pergaulan "yang udah tau jangan sok tau". Abah sempat punya pikiran awam seperti ini "Jangan2 karena (misal) udah nggak laris jadi Tukang Sulap lalu mau pindah jadi Tukang Ramal, lalu Tukang Komputer yang popularitasnya sedang menurun pengin jadi Tukang Sulap?" Bila memang itu yang terjadi toh wajar2 saja kan? mengapa harus dipertikaikan? cari nafkah dengan cara apapun asal halal dan gak ada yang dirugikan ya wajar saja. Wong cari nafkah itu ibadah kok. Jadi, menurut abah semua yang terjadi toh sudahlah terjadi. Yang Tukang Komputer biarkan untuk berkomentar dan si Tukang Sulap tidak perlu merasa risih atau bahkan merasa akan tersaingi karena seperti yang abah bilang Tukang Sulap itu butuh penampilan yang oke banget. Jadi sepertinya tidak mungkinlah Tukang Komputer itu akan menyaingi. Dan yang pasti si Tukang Sulap tidak akan kalah pamor, bagi abah si Tukang Sulap saat ini adalah salah satu David Copperfield indonesia atau Demian kedua (abah suka banget dengan gaya David atau Demian, karena kemasannya selalu dengan style selayaknya aktor panggung) dan memang butuh jam terbang untuk bisa membentuk diri dipublik mengenai siapa kita, bukan?. Jadi gak ada yang perlu diperseterukan dan nggak ada yang mengkhawatirkan. Semua biasa2 aja. Ini kan dunia hiburan. teman2 sesama rakyat saat ini haus hiburan jadi yang mampu menghibur ya hiburlah jangan malah ribut. Yang penting bagaimana kita bisa sama2 memajukan bangsa ini semampu kita. Itu jauh lebih utama. ps. Abah bikin blog ini karena hidup sebagai Tukang Komputer dan sangat suka dengan sulap, dikeluarga bahkan abah jadi Tukang Sulap, contohnya nasi dengan lauk dimeja makan bisa ludes beberapa piring masuk keperut  . Abah bahkan punya buku sulap, suka beli alat2 sulap dan nonton sulap di Magic Cafe (resto di selatan jakarta yang selalu menyuguhkan sulapan). Salam Hangat Jabat Erat Abah
Abah tergelak ketawa (beneran lho ini ketawa) saat membaca suatu Tips and Tricks di detikinet tentang: 7 Tips Aksesoris Ponsel 'Anti Tilang' klik aja untuk baca berita selengkapnya. Abah ketawa, tapi ketawanya prihatin karena kok yang seperti itu dianggap sebagai Tips and Tricks. Seolah solusi itu tapi ternyata hanya karena takut ama Polisi doank !!! ahuahuahua... wahai pak Polisi, tuh detikinet mungkin lebih takut dengan anda daripada takut kecelakaan, kenapa sih ya? padahal pak polisi kan baek2.. Bagi abah tips tsb hanya memberikan opsi teknis. Tapi tidak mengatasi masalah karena dilakukan dengan alasan "takut polisi" bukan demi aman berkendara. Sorry to say that, ya mas detikinet. ;)) Walau kita pakai handsfree tapi saat berkomunikasi maka konsentrasi kita tidak kejalan melainkan ke topik bahasan dengan lawan bicara melalui hanya satu kuping !! itu yang butuh konsentrasi ekstra, dan itu yang berbahaya karena berpotensi kurangnya konsentrasi pada situasi jalanan. Soal tangan pegang HP itu tidak jadi soal, it has nothing to do with car accident, CMIIW. Mudah sekali nyetir mobil 1 tangan bukan? apalagi yang power steering dan automatic transmission. Bila anda menganggap konsentrasi bertelpon sama halnya dengan ngobrol dengan orang yang semobil maka anda salah besar. Karena orang semobil pasti satu suasana dengan anda, kalau jalanan lagi kritis pasti dia juga hati2 untuk mengganggu anda. Kalau dia masih tega mengganggu anda disaat jalanan lagi butuh konsentrasi ya maap2 aja harap anda segera ngaca, mungkin anda mirip Supir !! maap yah.  Dan berbicara dengan orang semobil menggunakan 2 kuping sehingga anda mudah mencernanya. Sedang kalau bertelepon anda hanya satu kuping yang untuk ngobrol, kuping lainnya mendengar suara musik, jalanan dll. Pasti konsentrasi anda tambah berkurang. Kecelakaan kendaraan mostly karena pengemudi tidak konsentrasi ke jalan. Itu aja! Jadi selain karena teleponan tapi juga bisa karena aktifitas lain, Contoh: - TV-mobil yang mulai marak dipakai orang, itu lebih bahaya karena benar2 kepala kita meleng dari jalan ke layar yang hanya 12", trus kejalan lagi, trus kelayar lagi.
- Asik klak-klik PDA (walau tidak teleponan)
- Atau bagi mereka yang suka asik joget2 dimobil karena mendengar lagu kesukaannya walau dari radio yang terjelek sekalipun itu sudah membahayakan.
- Dengan Car Speaker skalipun masih tidak mengatasi masalah. Karena komunikasi pasti butuh konsentrasi. dan toh mic tetap agak jauh dari body jadi kita akan agak kencang ngomongnya. berarti kita berkonsentrasi agar lawan bicara mendengar pembicaraan kita, itu berarti kita hilang konsentrasi liat jalan.
Well ini bukan berarti handsfree tidak berguna. tentu handsfree ada gunanya (tidak perlu saya jabarkan pengguna ponsel umumnya sudah tau itu), tapi pemanfaatan handsfree saat menyetir itu tetap tidaklah tepat. Abah lebih mendukung apabila akan SMSan atau berteleponan ya berhenti sejenak lah. INGAT!! jangan mau jadi KACUNG bagi lawan bicara anda. SIAPAPUN DIA!. Kalau orang menelpon tapi kita sedang menyetir maka tidak perlu sibuk dijawab. Jawab nanti saja. Terkecuali bagi anda yang bermental kacung sehingga rela meresikokan diri mengorbankan nyawa anda hanya untuk buru2 menjawab telepon orang. (Maaf kasar yah hahahhaa, lagian lu mau2an tindakannya ngacung banget gitu sih.. hehhee). Kalau itu telepon penting, dari orang penting atau soal emergency ya segera berhenti sejenak cari tempat aman untuk menerimanya. Saat anda menerima telepon penting itu karena anda diharapkan untuk dapat menolong korban bukan menjadi korban baru karena justru anda yang mengalami kecelakaan dijalan. Tapi kalau anda harus menerima telepon saat nyetir itu hanya karena anda "merasa" sebagai orang penting maka ketahuilah bahwa anda sedang mutan dalam transisi dari ORANG PENTING ke KACUNG PENTING dan akhirnya menjadi KORBAN PENTING !!. gak penting banget ya kan gak sih deh ah? hehehhehe... Kenapa kacung penting? ya karena seperti alasan diatas itu lah yaouw.. penting tapi karena musti bantuin doank. Kenapa korban penting? ya karena sepenting2nya anda kalau lantas jadi korban nyawa maka logikanya anda udah nggak penting lagi.. ya kan?... Adakah alasan lain anda harus buru2 terima telepon? ada!! yaitu anda keabisan pulsa !! kecian deh lu... tapi lalu masa hanya karena keabisan pulsa anda rela banget keabisan nyawa juga sih? mahal mana pulsa atau nyawa anda? emangnya nyawa anda cuma Rp25.000,- ?? sini abah beli 4 hehehhee....  Sorry jadi canda2, but I do hope you got the point. Safe driving is much important than Safe sex .. eh salah.. Safe Calling.. ok?? Take care on the street bro and sis. Jadi, buat detikinet, supaya tau, bahwa kalau sampai kita ditilang polisi, itu ya karena kita berbuat salah dijalan atau bertingkah yang beresiko kecelakaan lalu lintas. eh itu sih pasti detikinet udah tau yah? hehehe... gakpapa kok .. toh namanya juga saling menasihati kebenaran dan kebaikan itu baek ... itu yang diajarken agama abah. My special thanks to detikinet, abah pembaca setia anda. dan justru anda menginspirasi saya to made this blog of the day, hmm.. well at least being blog of the day of mine..  Salam hangat jabat erat Abah Disclaimer: Thx to detikinet, gambar tsb saya link dari artikel yang saya perbincangkan tsb. Kalau karena topik ini lalu detikinet jadi tambah sukses ya saya sih senang2 aja2 hehe. Kalau karena topik ini maka berkurang kecelakaan dijalan raya maka bukan hanya saya yang senang, pasti semua akan senang, semuanya.
Gak aneh deh kalau ternyata sekolah2 sekarang banyak yang komersil. Dari cara bikin domainnya aja udah keliatan.. hihihihi
Disaat saya ketahui SMP yang akan dimasuki anak saya punya situs dg domain dot com maka Gelak tawa saya mulai menggema.
Lalu tiba2 itu semua berubah jadi rasa khawatir jangan2 banyak sekolah2 lain juga menggunakan domain .com, and I am sooooo SHOCK on what I found !!! (gak bisa ketawa lagi karena udah capek terguling2 ngakak).
Gak percaya? coba deh ke google.co.id dengan keyword www.smp atau www.sma lalu klik yang halaman dari Indonesia aja. Begitu banyak sekolah pakai domain .com, well ada juga bbrp yang pake sch.edu.id (ini yang bener kan). dan jangan kaget ada juga yang pake .org tapi kagak jelas apa itu benar punya yayasan atau nggak. dan malah ada yang pake .net pula.
Kita tau bahwa .com itu adalah jelas2 untuk komersial. lalu kok dipakai oleh sekolah2? nah kalau itu karena pengurus sekolahnya nggak tau pakem pembuatan domain aja udah parah.. "gak tau kok nekat?" bikin domain, mbok ya tanya2.. atau malah konsultan, webmaster, dan registrarnya juga gak tau? kalo gak tau kok nekat bisnis di internet sih? heheh.. tapi kalo karena benar2 ingin komersial nah ini lebih parah lagi.... anak didik jadi obyek bisnis deh.... kaing kaing... moga2 bukan karena ini.
Saya langsung kesian sama teman2 kita di PANDI, sewajarnya mereka harus kerja keras untuk mensosialisasikan dan membenahi masalah domain ngawur di sekolahan tsb. Kalau itu tidak terbenahi berarti Pe-eR PANDI belum selesai. Semoga masalah ini sudah ada dalam agenda pembenahan di PANDI. Kalau kemaren2 (mungkin karena sibuk) PANDInya nggak tau ya gapapa, tapi kan skarang udah tau jadi ya bisa bergerak untuk membenahi. Selamat bertugas PANDI semoga masalah domain sekolah indonesia segera teratasi.. malu ah keliatan bangsa lain. Abah selaku rakyat mendukung PANDI supaya sukses.
Salam hangat jabat erat Abah
Sejak Steve Jobs launch Macbook Air abah bener2 penasaran whuiiihh.. seperti apa rasanya tuh notebook tertipis didunia. Lalu waktu pameran komputer minggu lalu di JHCC ada kesempatan abah nyoba macbook air itu. waktu keadaan tertutup ok. tapi pas dibuka dan pas dipake kerasa deh bahwa pake notebook itu harus penuh kehati2an. I am talking about physical appearance, not internal features. Kerasa sekali seluruh sisinya seolah "Tajam" khususnya bagi mereka yang kulitnya halus pasti ngerasa deh.. padahal ada kecenderungan macbook air akan diminati wanita karena ringannya.. tapi kalau ada resiko tergores seperti itu wah kesian juga yaa. aneh aja kok hal seperti ini luput dari perhatian. saya sampaikan ini ke SPGnya dan minta dia nyoba juga, mastiin bener gak sih sisi2nya macbook ini terasa tajam, dia mencobanya dan yang bikin abah shock si SPG jawab "wah bapak jangan test seperti itu.. coba bapak tutup deh trus pegang ujungnya, nggak tajem kan.. jadi kan nggak kenapa2.." (kira2 gitu jawaban dia dengan ramah). Tapi abah malah ampe bengong ... kok bisa2nya SPG punya jawaban seperti itu. trus abah tanya "sebenernya kegunaan notebook itu adalah saat lagi kita pakai atau saat lagi ditutup sih?".. abah ngeloyor ninggalin SPG yang bengong gak bisa jawab :)) Salah satu promosi si SPG adalah bahwa bawa notebooknya bisa dalam amplop. Abah heran ngapain amat beli notebook kalo hanya buat gaya2an bawanya di amplop? hmm apa emangnya sempet kepikiran mau kirim paket pake amplop isinya NOTEBOOK !!.. hallahh mungkin gak bakalan nyampe deeehh, bisa ilang dijalan ahhahaha... Dalam bbrp hari masih mikirin itu.. gila aja kalo ngejar tipis tapi seperti itu. trus hari ini baca di detikinet. Toshiba yang seri portege ngeluarin notebook yang ampir sama tipis dengan macbook, tapi beratnya jauh lebih ringan. macbook air kan 1.5kg sedang yang portege 1.08kg .. gilaaaaa..... menarik sih tapi yang nggak menarik adalah harganya.. 30jeti maaaan... bener2 deh teknologi skarang adu tipis.. jangan2 ntar 3-5 tahun lagi notebook bisa setebel 2 lembar karton aja ngkali yaah...
Harapan abah sih sebenarnya notebook itu bukan sekedar adu ringan dan adu tipis. tapi kalau bisa adu kuat, shock proof, water resistant, dan anti maling (mengingat didalamnya banyak data2 penting). kecenderungan ke fitur tersebut tidak mustahil karena perangkat yang paling rentan di notebook adalah harddisk yang kini diganti pakai SSD (Solid State Disk) dan layar bisa pakai OLED yang tidak rentan atas tekukan.. tapi harganyaaa... alamaaakk... :)) Soal anti maling sih bukan impian lah, wong ponsel K-Touch aja sudah ada fitur itu. Lebih detilnya cari referensi sendiri ya. soalnya topik ini bukan lagi bahas ponsel ;)) Salam Hangat Jabat Erat Abah
Bagi banyak orang ponsel sudah menjadi suatu kebutuhan. Tetapi tidak kita pungkiri banya juga orang ya menggunakan ponsel untuk bergaya. Betul nggak sih begitu? Artikel selengkapnya dikupas di OkeZone pada: http://techno.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/05/21/57/111039/benarkah-ponsel-sekadar-alat-bergaya
Abah berfikiran seperti itu karena maraknya penggunaan ponsel mungkin karena perangkat tersebut sangat cocok bukan saja dengan gaya hidup kita tapi juga budaya ? So, What do you think guys? ps. Image diatas nggak pas hubungannya dengan topik ini. abah pas gak punya koleksi foto yang lagi telepunan ajah.. jadi nyomot di internet yang Royalty Free ehuehuehe.. Harap liat Ponselnya yah.. Ponselnya !!!. .. bukan yang laen...
Salam hangat jabat erat, Abah
Diawali penayangan wawancara dengan OkeZone saya berfikir semoga orang menjadi lebih paham teknologi. Perkiraan saya meleset karena saya justru mendapatkan banyak pertanyaan yang seolah saya pakar Santet.. Yaaakk ampyuuuunnn... huahuaauhuahhuaa Sebagaimana umumnya, komentar kawan2 ada yang bikin saya geleng2 kepala, anyway kira2 yang masuk spt ini: - Ada yang percaya santet bisa langsung face to face.. tapi tidak percaya soal santet via teknolgi - Ada yang sangat amat amat yakin santet bisa menembus segala teknologi, tetapi dia tidak bisa menyampaikan dasar pemikiran tsb - Ada yang mengira teknologi selular ternyata sudah dibuat utk menahan santet (padahal saya yakin pembuat teknologi tsb gak mikir sejauh itu) :)) - Ada yang mengira saya mengerti Santet, dan menanyakan hal2 seputar Santet !! <<--- NAAAHH INI YANG AJEGILE.. Saya sampai bilang: "Lho apa nggak liat okezone jelas2 menulis bahwa saya Pengamat Telematika" berarti saya bukan pakar Santet.. hahahahha Ternyata sangkaan bahwa saya pakar santet karena saya berani menyebut JIN, menyebut SANTET dll dimana itu berarti saya sudah menantang dunia tsb. Saya bilang sampai sekarang saya gak pernah ngeliat apa yang namanya Jin, Gendruwo dll (kecuali yang bersifat2 bayangan2 yang gak jelas yang lalu segera hilang saat kita ingin yakini penglihatan tsb) dan saya juga tidak tahu apakah saya pernah kena Santet. Tapi ulasan saya tsb adalah pemaparan teknologi telekomunikasi yang kebetulan "sedikit" saya ketahui dimana logika2 didalamnya menurut saya tidak mungkin mengantarkan yang namanya SMS Santet tsb. Tentang Hipnotis. Mengutip pernyataan pakar hipnotis, Romi Rafael, yang mengatakan bahwa orang bisa terkena hipnotis bila orang tsb telah membuka diri atau siap utk dihipnotis. Jadi kalau MAK BEDUNDHUK atau MAK NJEGAGIG (alias tau2 / mendadak) kena pengaruh pasti itu bukan hipnotis. Tentang Santet, menurut abah (seperti bebeberapa penuturan korban) dan banyak cerita2, santet memerlukan media untuk mengantar pengaruhnya. Si dukun bikin aji2 pada satu benda lalu benda tsb dikirim ke rumah korban (diantar si penyirik atau dg cara apapun) trus Santet beraksi. Tapi ada pertanyaan teman, gimana kalau santet via gambar? sepertinya kalau hanya liat gambar / text, liat hasil, I don't think such voodoo things will work. Misal ada yang bilang bahwa santet bisa dikirim via 3G? kan bisa tampilkan gambar. Menurut abah tetap saja tidak! karena gambar yang kita lihat di HP lawan (video, foto) itu adalah info digital yang "sekedar hasil perekaman" dari bentuk aslinya. Kalau santet bisa via gambar yo wis seseorang yang canggih bisa saja menayangkan gambar santet ke tayangan public (billboard, televisi dll) bisa ribuan atau jutaan orang yang jadi korban. tapi gak pernah kejadian kan? jadi gak mungkin lah. Kecuali kalau gambar itu diatas kertas atau media apapun yang diperlihatkan kepada kita (dan biasanya kita pegang) berarti benda tsb bersentuhan dg kita maka pengaruh energi santet "mungkin" bisa masuk karena kita menyentuh barang tersebut. Atau seperti orang yang menawarkan parfum dimana dia menyemprotnya "bau2an" tsb ke kertas lalu memberikan ke korban utk dihirup, dan terpengaruhlah si korban. Atau seperti gendam. Pelaku menepuk si Korban dulu untuk dapat mengelabui korban. Tepukan tersebut sebenarnya upaya pentransferan gendam itu. Tetapi cerita bahwa orang dipengaruhi pakai telepon utk transfer via ATM dan katanya dia tidak sadar hmm.. bukannya suudzon tapi kok saya tidak percaya itu dan menurut saya si "korban" sebenernya ikut andil dalam kriminal tsb dan berlagak menjadi korban. Alasan ini sudah saya ulas di OkeZone tersebut. Anyway, sekali lagi saya bukan pakar santet. Tapi berhubung topik ini menarik abah ingin menanyakan bagaimana pendapat anda tentang santet? Tolong jangan sekedar menjawab / berkomentar anda PERCAYA atau TIDAK PERCAYA tetapi tolong sedikit menjabarkan penjelasan anda. agar wawasan kita sama2 menjadi lebih luas dan semoga hal ini bermanfaat untuk kita. Aamiin. Salam hangat jabat erat, Abah
Abah barusan nonton TV dan kaget ternyata kasus SMS setan dan nomor setan yang abah anggap perbuatan iseng orang efeknya sudah menyebar kemana2 dan meresahkan publik. Apalagi budaya kita begitu lugu dan sangat percaya hal yang berbau mistik/tahayul. Fenomena tersebut ternyata tidak hanya terjadi pada kalangan bawah, terbukti abah banyak sekali dihubungi oleh rekan2 dari kalangan atas (yang katakanlah educated) sampai resah dan menanyakan mengenai hal tersebut. Banyak pihak yang berkompeten telah mengutarakan dan meluruskan hal tersebut pada media televisi, radio maupun cetak namun tetap saja kebiasaan masyarakat kita adalah sekali gelisah maka biasanya perlu beberapa waktu untuk akhirnya dapat melupakan issue seperti itu. Dan karena "parahnya karena masyarakat kita sangat supersticious" terkadang dari satu hal mistik ke mistik lain dicoba dihubung2kan. Lha ya namanya "dihubung2kan" ya pasti suatu hal-hal yang manapun "seolah" menjadi terhubung dengan hal lainnya. Sayang selama ini menurut abah hanya sedikit pihak yang mencoba menjelaskannya dengan gabungan teknis, mistik dan logika sekaligus. Mengapa kita perlu menjelaskan faktor mistiknya? karena ya itu tadi, masyarakat kita memang mempercayai mistik sehingga segala ulasan non-mistik akan gugur bagi mereka yang percaya mistik. Tetapi bila kita dapat mengupas faktor mistiknya abah berharap hal ini akan menyadarkan Sang AWAM kita untuk menjadi paham dan tidak terus menerus dapat dibodohi gosip. Analisa ini sama sekali tidak bermaksud untuk meremehkan ilmu Santet. Abah percaya santet itu ada. Akan tetapi santet tidak sedemikian canggih untuk bisa menembus sistem digital. Dan abahpun yakin teknologi telekomunikasi yang dibangun manusia adalah murni utk kebutuhan manusia, tidak terpikirkan dibuat sedemikan untuk melawan atau meredam santet. Akan tetapi menurut abah (yang berpikir ala Sang Awam) secara kebetulan justru teknologi transmisi yang diterapkan sangat mungkin meredam pengaruh jin/setan santet itu sendiri. Banyak agama yang mengajarkan bahwa gaib itu memang ada, kita percaya, dan abah percaya. Tetapi disisi lain abah juga orang teknis dan abah (seperti anda semua) kita dikaruniai akal berarti kita harus punya logika sehingga tidak perlu terlarut dan takut terhadap hal gaib terlalu dalam (atau KETAKUTAN YANG SPORADIS YANG AKUT hehhehe). Karena faktanya paham Gaib adalah anti-thesis paham Teknis berarti begitu pula sebaliknya. Dan menurut abah ini menjadi kewajiban kita semua sebagai sesama warga, dengan pemahaman Sang AWAM yang kita miliki untuk meluruskan, mengutarakan dan menguraikan beberapa hal berikut. 1. Mistik: ilmu mistik memang ada, tetapi semua itu dilakukan perantara mahluk yang bernama Jin, Kadam, Tuyul dsb, yaitu sejenis Jin yang bisa nurut dan dipelihara manusia. Sedangkan jenis mahluk gaib yang tidak dapat dipelihara manusia adalah seperti Pocong, Kuntilanak, Gendruwo dll. Setan jelas ada (banyak agama mempercayai itu). 2. Mistik: Semua ajaran mempunyai hal2 yang dianggap tahayul bagi ajaran lain, dosa bagi agama A adalah justru nikmat bagi agama B, bahaya bagi agama A adalah biasa bagi agama B, haram bagi agama A biasa bagi bagi agama B. Sama halnya dengan ketakutan orang atas angka 13, angka 4, angka 666, angka2 lainnya, ketakutan akan ini dan itu dsb. Tentu tidak perlu marah bila hal yang ditakuti ternyata dianggap biasa saja oleh pihak lain, perbedaan cara pandang kan wajar saja2. Apalagi urusannya dengan Tahayul, angka yang ditakuti oleh si A ternyata biasa saja oleh si B atau malah menguntungkan bagi si B. 3. Logika: mahluk seperti Jin, Setan dkk tersebut karena secara zat sudah berbeda dengan dunia manusia maka apapun yang dilakukannya hanyalah berupa penerusan energi saja, dan bukan MENYENTUH langsung. Contoh apabila kita didekati mahluk gaib sebenernya yang membuat kita menjadi merinding adalah energi yang bergerak antara si mahluk tersebut dengan manusia. Tidak mungkin mahluk itu bisa menyetuh manusia secara fisik, dengan demikian mahluk tsb juga tidak berinteraksi dengan perangkat secara fisik. Sekali lagi hanya transfer energi. Dan ingat mahluk sang Khaliq yang paling sempurna itu manusia, dan kita berilmu. Jin/Setan itu nggak ngerti ilmu, nggak ngerti teknologi. Emang mereka bikin sekolahan? no way. Wong mahluk2 spt itu tidak berakal kok. 4. Logika: kita semua tahu bahwa energi sifatnya kuat akan tetapi terbatas dan tidak abadi, sejauh pemicunya telah hilang maka energi itupun akan hilang juga, energi berjalan diatas media, bila media berbelok / berhenti maka energi yang menumpang pada media tsb juga berhenti. Selain itu kita juga tahu bahwa dari satu media ke media lain maka suatu energi akan berubah2, contoh energi gerak bisa berubah menjadi energi panas, energi panas berubah menjadi cahaya dan lain2. 5. Teknis: Bila benar SMS tersebut dikirim dengan tenaga dalam via ponsel (dengan bantuan jin/setan dkk) maka abah pastikan energi si Jin itu akan mandul !! karena teknologi komunikasi selular (khususnya di indonesia) adalah berbasis GSM dan CDMA yang jelas-jelas merupakan suatu teknologi digital yang untuk mentransmisikan suara akan mengubah sinyal analog (suara) menjadi sinyal digital berbasis binary yang hanya terdiri angka 0 dan 1. Saat terjadi konversi ini saja maka tentu "energi" jin yang misal tadinya mampu "numpang" di suara tadi pasti sudah stop / tertahan. Apalagi pada perangkat perantara komunikasi seperti BTS, BSC, MSC, SMSC sinyal digital tidak demikian saja diteruskan melainkan dipecah2 menjadi paket2 data yang ditransmisikan sesuai teknologi masing2. Pada GSM sinyal/paket2 akan dipecah berdasarkan waktu (Time Division Multiple Access, atau TDMA) dan pada CDMA pemecahan paket2 tersebut dilakukan berdasarkan kode (Code Division Multiple Access). Lalu dari media satu ke media lain masih banyak terjadi filtering (utk noise blocking/removal, pengaturan decibel, parity checking, dll) sampai akhirnya di ujung sana info binary tadi diubah kembali menjadi sinyal Analog (bila asalnya adalah suara) atau binary berubah menjadi byte bila transmisinya adalah digital / SMS. Nah bila "Sang jin" mampu menerobos berubah menjadi sinyal digital sekalipun bisa dibayangkan jin itu akan terurai tercerai berai, amburadul!!. Dan langkah "sang jin / setan" juga akan terhenti karena metoda transmisi digital selalu berbasis store and forward (sampai pada satu device lalu di konversi dan diteruskan ke media selanjutnya), jelas bukan merupakan paket yang terus menerus berjalan (seperti analogi perahu pada jalur air). 6. Teknis: Pada transmisi digital penerapan parity checking sangat diperlukan, Hal ini penting guna memastikan transmisi yang dilakukan terjadi secara sempurna. Bila JIN numpang pada suara dan bisa dikonversikan menjadi digital PASTI energi JIN ini tidak bisa ditranslasikan oleh perangkat konversi tsb. Kalau tidak bisa ditranslasikan maka pasti tidak ditransmisikan. Nah tentu tidak mungkin informasi yang biasa (sekedar Text) akan berubah menjadi luar biasa pada perangkat penerima (menjadi suatu energi) sampai sanggup membuat pingsan / sakit pihak diujung sana. 7. Logika: Bila memang SMS tersebut mengandung "kekuatan mistik" (jinnya jago digital, wah bisa direkrut utk jadi hacker tuh jin hehehehe) lalu mengapa hanya segelintir orang yang pingsan? buktinya pada tayangan di televisi SMS Setan tadi ditayangkan untuk dibaca jutaan pemirsa, toh tidak ada pemirsa TV yang ikut pingsan atau kejet2. :)) Jadi kesimpulan saya isu SMS setan dan nomor setan itu murni hanya kekhawatiran segelintir orang, atau bisa jadi malah dihembuskan pihak2 yang merasa khawatir dengan masuknya operator baru yaitu AXIS. Jadi hanya bagian dari persaingan tidak sehat. Abah tidak bermaksud membela AXIS (dan abah kebetulan tidak pake Axis, tapi bukan berarti tidak akan lho, kalo dapet nomor cantik ya mengapa tidak), logikanya bila memang nomor telepon dengan unsur 08666xxx tsb mengandung setan berarti seluruh karyawan Axis bakal pada kesetanan donk? btw nomor prefixnya Axis bukankah 0838 ?? atau ada yang 08666 ya?. Anyway kan biasanya dan logikanya karyawan suatu perusahaan selular mau tidak mau akan mempunyai / menggunakan nomor ponsel keluaran perusahaan. berarti ada ratusan karyawan menggunakan angka 666 di kantor Axis, dan mrk saling telepon saling berkirim SMS. kalau memang itu nomor setan harusnya semua karyawan kesetanan. buktinya karyawan Axis baik2 saja, tidak pingsan masal seperti kejadian pingsan masal pada satu retail besar di bilangan sudirman beberapa hari lalu hahahhaa. Saya banyak kenal teman telekomunikasi yang kini kerja di Axis, many of them are good people, beberapa diantara mrk kebetulan karyawan andalan dan menjadi staf abah sewaktu masih kerja di selular dan saya sangat tahu reputasi2 orang2 seperti itu. Dan bila angka 666 BENAR BENAR sedemikian berbahayanya lalu bagaimana dengan operator lain (non-axis) yang diantara nomornya pasti ada dan banyak yang pakai angka 666 juga misal 081xx666xxxx dst . Apakah ribuan pelanggan ponsel non-axis dengan "nomor setan" tersebut juga pada kesetanan? apakah sudah ada bukti? sepertinya tidak. Kalau ya pasti sudah heboh sedari dulu kala. Abah berharap isu nomor setan ini akan mereda sama seperti kekhawatiran masyarakat atas Kolor Ijo. Demikian pemikiran abah yang sekedar berdasarkan nalar Sang AWAM aja. Semoga analisa dan informasi abah ini benar adanya. Aamiin. Kalau ada yang tidak benar silakan disanggah, dikoreksi. Itu kegunaan yang hakiki dalam berblogging, kita jadi sama2 belajar. Semoga jadi sama2 pintar kan? Salam hangat jabat erat, Abah
 Hari gini semua orang tua pasti kepengin anaknya melek informasi, tetapi disisi lain kita pasti was-was apabila anak kita justru mendapat info yang tidak sepatutnya (terlebih lagi pornografi). Abah ingin mengajak anda untuk sama2 mengulas beberapa cara yang aman baik dari sisi teknis tapi abah upayakan dengan bahasa non-teknis sehingga bisa dimengerti Sang Awam. Dengan semakin murahnya perangkat notebook tentu bagi yang mampu akan membelikan komputer bagi anak2 kita karena banyak manfaat positifnya. Dan selain itu biaya utk koneksi ke internet kini juga semakin murah (para ISP berlomba memikat kita dengan harga yang menggiurkan) Sehingga gerbang dunia kini bukan diluar lagi tetapi di meja belajar si anak!. Kita tahu bahwa untuk mendapatkan informasi di internet bukan sangat mudah, tetapi malahh terlalu mudah !! sampai2 kita tidak sekedar perlu memilih mana yang jelek dan mana yang baik. Mana yang tidak baik mana yang bermanfaat. Lebih dari itu, begitu banyak juga situs2 yang baik sampai kita perlu memilih mana yang baik dan mana yang "lebih baik". Akses dimudahkan dengan adanya situs pencari, situs perangkum (yang khusus mencarikan kita situs2 yang berkaitan dengan hal spesifik misal hobby kita, pekerjaan dll) dan bahkan "katakanlah" situs penyodok (dengan teknologi pop-up maka saat kita masuk otomatis situs tersebut memberikan kita beberapa jendela browsing windows untuk situs yang berhubungan (walau tidak diminta). Dan parahnya, umumnya situs pornografi justru yang sering menerapkan hal tsb secara (katakanlah) sporadis. Selain itu via email sering ditawarkan untuk mengunjungi suatu situs baik dengan iming2 hadiah, uang, informasi menarik, dll. Lebih buruk dari itu banyak virus yang bukan tersebar secara diam2 tetapi justru mendompleng pada game2 atau tools2 menarik. Belum lagi perangkap situs2 phising yang seperti clam dilaut, menunggu kita lengah lalu masuk terperangkap dan terhisaplah sari2 kita (dalam dunia digital yang terambil adalah info2 penting kita). Wah apakah itu parah? Sebenarnya YA!. Analoginya sama dengan bila kita mengajak anak ke mall maka dia akan menghadapi banyak kesempatan dan tawaran2 menarik seperti pakaian, mainan, gadget, makanan dll. Baik sekedar window shopping, masuk ke toko, ditawarkan di counter bahkan dihampiri langsung oleh sales yang menawarkan produknya tepat ke muka kita!!. Tentu hal yang sangat berperan dalam menghadapi hal itu adalah bagaimana kita tanamkan kepada anak untuk memilih yang baik, yang dibutuhkan dll menghindari atau bahkan melarang untuk melihat ini, itu. Saat itu tentu sang anak akan menurut kita tetapi pasti hati kecil dan pikiran Sang Awam si anak akan penasaran tentang benda yang tidak boleh dia sentuh tersebut. Betul bukan?. Kini bayangkan semua hal yang di alami di mall tersebut juga terjadi saat si anak surfing di internet namun tanpa didampingi kita. Semua tawaran dikemas sebagai suatu yang menarik dan tidak sedikit yang berkedok entertainment, informasi, gosip, breaking news dll. Itu semua dengan mudah tampil di layar monitor, alat yang hanya sekitar 40-50 cm didepan mata. Apakah kira2 si Anak akan menolak godaan tersebut? apalagi gratis, mudah diakses (semudah men-klik tombol mouse) dan tanpa dampingan orang tua. Yah tentu kita hanya tinggal berharap iman dan kesadaran si anak untuk menolak itu semua. Pada dasarnya untuk menghindari hal tersebut selaku manusia normal pasti kita selaku orang tua terbawa pada pemikiran Sang Awam untuk dapat mengendalikannya seperti: 1. Memantau kemana saja si anak. 2. Menutup akses / Menghindari dia dari situs2 yang tidak bertanggung jawab. 3. Mendapatkan laporan/informasi mengenai "kemana saja" si anak berselancar di Internet. 4. Mengintip dengan siapa saja si anak berkomunikasi (baik email, chatting, blogging etc). 5. Mendidik si anak agar tidak mau terperdaya dengan situs2 yang tidak bertanggung jawab. Tetapi apabila kita melakukan itu semua secara manual maka abah jamin selagi si anak berinternet maka kita tidak bisa melakukan kegiatan lain selain sibuk melakukan kegiatan diatas. Itu pasti melelahkan. Itu pasti membosankan. Kita sewajarnya berterimakasih dengan teknologi digital dimana sebenarnya kecanggihan software bisa secara otomatis sangat memungkinkan kita untuk memantau, menghindari bahkan melaporkan kepada kita tentang apa saja yang dilakukan si anak saat berinternet dan kita tidak perlu repot memantau secara melekat melainkan secara periodik (misal cukup sekali dalam sehari/seminggu). Mari kita bahas satu2 dan abah berterima kasih apabila ada rekan2 yang sudi menambahkan, Perangkat yang bisa kita manfaatkan adalah memaksimalkan fitur browser, sebuah komputer (yang difungsikan sebagai gateway sekaligus router dan firewall) dan LAN. Sebelumnya abah bahas singkat mengenai perangkat tsb: - LAN adalah perangkat yang berfungsi menghubung beberapa komputer baik secara wire atau wireless sehingga komputer2 tersebut bisa saling bertukar data dan saling memanfaatkan sumber daya yang membuat PC biasa menjadi canggih karena bisa segalanya (misal utk koneksi ke internet via komputer A, untuk penyimpanan database atau file2 besar di komputer B, untuk burning ke DVD pakai komputer C dll)
Perangkat yang paling mendasar pada suatu LAN adalah Hub/Switch sebagai perangkat sentra dan kabel2 (untuk wired LAN) yang terhubung ke PC / Notebook. Untuk wireless LAN, antara hub/switch dengan komputer yang dilengkapi wi-fi harus dipasangi perangkat yang disebut WAP (Wireless Access Point). Lalu bagaimana dengan LAN Card? hampir semua komputer desktop/laptop/notebook sudah dilengkapi dengan perangkat untuk berkoneksi dengan LAN jadi 99% dipastikan PC / notebook anda LAN ready. - Gateway/Router/Firewall adalah fungsi yang berbeda tapi kini sering digabungkan dalam satu komputer, dalam contoh ini kita sebut Internet Server.
Gateway berfungsi sebagai gerbang bagi komputer2 lain yang terhubung pada LAN untuk dapat koneksi ke internet. Router berfungsi mengarahkan setiap access request ke internet untuk diarahkan kembali ke PC yang bersangkutan dan juga membelokan suatu akses2 tertentu (routing). Firewall adalah semacam benteng pertahanan yang berfungsi untuk menolak akses diluar terkecuali yang disetujui yang berwenang (dalam hal ini adalah Anda). - Selain hardware tersebut kita juga membutuhkan software, dan yang abah akan berikan adalah solusi software yang murah (bahkan gratis).
- Pada Internet Server kita pasangi software utk Router dengan harga beragam dari sekitar $80 sampai $399 (mungkin ada yang gratis juga). tetapi tidak usah install Office dll. karena tidak diperlukan. lalu instal MRTG (Multi Router Traffic Grapher). Btw, kalau anda susah mengingat eM aR Ti Ji abah biasanya menjadikan akronim yg mudah diingat yakni MERETEG... norak tapi asik untuk diingat. hahahhaa
MRTG adalah sebuah tools yang mencatat aktifitas internet dari masing2 PC, itu berarti termasuk akses dari anak Anda bukan?. MRTG menampilkan aktifitas yang ada berupa grafik sehingga mudah untuk membaca dan memahaminya. banyak MRTG yang free, salah satunya adalah PRTG (Paessler Router Traffic Grapher). Jadi cukup dengan melihat PRTG ini sudah kelihatan siapa melakukan apa dan seberapa sering. Walau (misal) anak Anda ada banyak dan masing2 menggunakan komputer sendiri2 dengan PRTG semua akan terlihat secara berbeda (tidak tercampur baur). - Untuk meminimalisir anak kita mengunjungi tempat2 tertentu cukup kita lakukan pada Internet Server maka otomatis semua PC yang berinternet via Internet Server tsb tidak bisa mengunjungi akses2 tersebut. Walau demikian menutup akses berdasarkan alamatnya sungguh pekerjaan yang paling gila (hahaha) karena ada banyak sekali tempat2 yang terlarang. Tetapi paling tidak tempat2 yang jelas2 tidak laik dilihat oleh sianak menjadi benar2 tidak bisa diakses olehnya.
- Lalu sebagai solusi tambahan kita maksimalkan fitur pada browser. Sbg contoh pada Internet Explorer (IE) kita bisa mengidupkan Pop-up blocker, Phising Filter, memfilter situs2 berdasarkan rating ICRA (Internet Content Rating Association), sebuah organisasi non-profit yang diakui dan reputable. Berdasarkan rating tersebut maka akan terfilter situs apa yang laik tayang dan apa yang tidak.
- Ada sementara pihak yang mengandalkan fasilitas content-filter, seperti yang dibuat oleh salah satu anti-virus terkenal berinisial "M" tetapi sayang fasilitas tersebut terinstal berupa paket besar yang membuat komputer kita menjadi sangaaaaat lambat walau tidak sedang surfing sekalipun. Tetapi idenya cukup baik dimana kita cukup memasukan kata2 yang tidak boleh ditampilkan (biasanya kata2 porno dalam bahasa indonesia maupun inggris). Maka situs yang berisi kata2 tersebut akan otomatis terblokir. Tapi sayang pemilik situs2 porno sudah mengantisipasi hal tersebut (maling selalu selangkah lebih pintar dari polisi hehehe) dimana kini kata2 porno dibuat dalam format GIF/JPEG atau bercampur dengan gambar sehingga tetap lolos dari content-filter.
Hal ini karena menurut abah content-filter tidak akan pernah bisa memfilter isi suatu gambar. - Kalau kita mau sebenarnya banyak Add-Ons untuk melakukan pengamanan browsing menggunakan IE. Fasilitas tersebut free dan bisa anda akses apabila Windows yang anda gunakan adalah Asli (Genuine). Caranya gampang masuk menu Tools pada IE anda lalu pilih Manage Add-Ons, lalu klik More Add-Ons.. And there you'll see those stuff.
- Gunakan perangkat untuk memonitor kegiatan anak seperti VNC, remote-anything dll. fyi remote-anything yang free version memberikan kita akses 5 menit untuk memonitor komputer lain (dalam hal ini komputer anak) dan itu cukup karena toh kita tidak perlu memonitor terus. hanya sesekali saja. Dengan cara ini bahkan saat dia sedang chatting, email, browsing, atau melakukan offline activity sekalipun anda bisa memantaunya secara online tanpa diketahuinya sama sekali.
- Berdasarkan berita yang abah baca saat ini Depkominfo sudah menyiapkan software bagi para ISP dimana software tersebut akan melakukan "text-based content filtering". Namun seperti yang saya utarakan diatas hal tersebut mungkin tidak terlalu efektif. penjelasannya seperti yang abah utarakan mengenai content-filter diatas. Anyway setidaknya dengan software dari Depkominfo tsb tetap saja content2 sudah lumayan tersaring bukan?. Setidaknya bila hal ini sudah dilakukan pada level ISP berarti anda tidak perlu melakukan hal yang sama pada komputer anda / anak2 anda karena bila filter keyword yang ada gunakan adalah sama dengan filter keyword yang diterapkan di ISP anda maka tidak akan berpengaruh terhadap hasil filternya.
Tentu solusi diatas tidak sepenuhnya menghindari anak dari hal yang buruk akan tetapi setidaknya dapat meminimalisir. Lalu apakah itu semua cukup? jawabnya ya "Masih Belum". Walau bagaimanapun pendekatan secara persuasif edukatif kepada anak akan efektif. Bila kita memergoki dia melakukan sesuatu janganlah langsung ditegur seperti kita menangkap maling. Karena kontan dia pasti akan kapok untuk berinternet dari rumah. Sebaiknya sambil anda ngobrol sesekali angkat topik misalkan: "tadi papa lagi browsing2 gak sengaja kebuka situs A (yg pernah dia kunjungi) isinya wah parah deh.. menurut kamu gimana..." dst dst selanjutnya terserah anda... ini hanya salah satu cara lho... anda tentu lebih mengetahui bagaimana cara mendekati anak anda. Dengan solusi server based tentu ada pertanyaan: Wah kalau tidak terlalu menguasai komputer gimana? apakah harus hire seorang server administrator di rumah? Kan mahal? Jawabnya tidak perlu. Karena ada jasa private server administator yang melakukan layanan setting secara remote dan bekerja secara freelance / on call bases. Jadi ia bisa membantu anda. Tentu saja ada service pasti ada fee, tetapi toh biayanya tidak mahal. Demi anak, tentu uang bukan lagi suatu masalah utama bukan?. Aktiflah untuk memperbanyak referensi alamat situs2 yang menurut anda entertaining, bermanfaat dan kira2 diminati oleh si anak. Lalu sesekali temani anak anda surfing dan bawa dia melihat tempat2 atas referensi tsb. Ciptakan ketertarikan atas hal2 yang baik sehingga dia akan melupakan tempat yang aneh2 karena waktunya habis untuk mengunjungi tempat2 yang menarik tsb. Ciptakan kehangat keluarga saat surfing. Kalau anda bisa meyakinkan kepada anak suatu kelebihan / kenyamanan berinternet dirumah dibandingkan di tempat lain maka dia mungkin lebih memilih berinternet dari rumah. Dan tentu akan dapat anda monitor. Ingat bahwa anak kita masih bisa berselancar di warnet yang tanpa kontrol, di rumah kawannya (yang tidak dikontrol orang tua), membaca/melihat dari media2 lain. Berarti tetap perlu adanya pengarahan keyakinannya mengenai apa yang baik dilihat dan apa yang tidak. Mudah-mudahan cara ini bermanfaat. Aamiin. Kalau ada yang mau menambahkan solusi2 laen silaken. mau tanya2 juga silaken. Salam hangat jabat erat, Abah
Sekalipun disini abah paparkan cara mengintip Userid/Password anda tapi abah tidak mau hal ini malah menjadi inspirasi bagi siapapun untuk membuat situs yang seperti itu (PARS). Kalau sampai itu terjadi yoookk kita kutuk ama gebuk rame2.. hahahhahaha
Memang demi memenuhi suatu kebutuhan kita akan berupaya mencapai yang kita inginkan, kalo bahasa sundanya "whatever it takes" begitchu.. ;) tapi sebaiknya kita juga sangat berhati2 karena jangan sampai pengin minta TOLONG trus maka keCOLONG karena security data kita BOLONG :)).
Sejak diberlakukannya pemblokiran bbrp site banyak yang mencari alternatif utk masuk kesitus2 idaman tersebut melalui perantara situs lain, sebut saja anonymous proxy server" kek, "tunneling" kek, "tok kadal" kek, "tak umpet" kek atau mau disebutkan apalah biar gampang disini kita sebut aja Private Access Route Service (atau biar keren kita singkat dengan anonim PARS tuuh keren kaaann... hallahh.. hahahhaha).
Kita perlu ketahui bahwa secara institusional tidak ada badan yang bertanggung jawab atas PARS tsb. Dan seperti biasa dalam dunia maya, kita gak tau siapa mereka, penyedia PARS tsb.
Tadinya abah mengganggap ah pasti sedikit orang yang memanfaatkan PARS karena pasti tau resikonya. ternyata wah makin lama makin banyak... udah ada yang ngewanti2 juga.. tapi malah makin banyak yang menggunakan jasa PARS.. abah pikir "wah berabe nih..." pada nggak tau resikonya? atau pada tau resikonya tapi nekat, dan berharap bukan orang yang bakal jadi korban PARS yang jahil?
Kenapa abah bilang "harus berhati2" ? karena ... eh karena... (hallah dangdut banget gak sih) kalau kita gunakan sekedar untuk browsing "thok" yang tanpa login sih gak apa2. Taaapiii kalau PARS kita gunakan untuk mengakses situs yang kita perlu userid/password NAAAAHH disini "ngerinya" karena suatu PARS dapat "dengan mudah" untuk sukses mendapatkan userid/password kita dan untuk kemudian mrk dapat leluasa masuk dan file kita digunakan untuk apalah terserah dari mulai hal iseng sampe serius, dari sekedar deface sampe ke ambil/ubah/hapus data, ganti2 profiles, dll.
Kalau itu terjadi sama aja blog kita disusupi tapi pemilik situs nggak di-hack. lha aneh kan? iya lah... wong diintip bukan didalem "situs".. tapi dia intip diluar, nipu kita.. sang "pengakses situs" atawa member dari situs tsb.
Selama ini salah satu cara yang umum dilakukan orang "selevel hacker" untuk ngintip adalah pake cara "packet spoofing". tapi kalo lewat PARS ini sih bisa dibilang kita kena intip secara suka rela dan bahkan atas de facto kecerobohan" kita. kok ceroboh? lha kan sampe mau lewat web proxy tsb adalah atas keputusan kita sendiri.
Kalau ada yang nggak tau mengenai maksud "packet spoofing" silaken tanya abah yah.
Anyway kalau sampai password kita sampai diubah oknum PARS itu juga bukan berarti "the end of the world" (cie cie). Karena kita "belum" dikatakan kehilangan kendali atas blog / portal tersayang bila pelaku belum mengganti data email kita. Jadi bila saat mau masuk kita gagal maning gagal maning (karena diubah tadi) maka kita cukup lakukan 3 langkah sbb: - Jalankan fungsi "forgot password" (yg umumnya ada pada setiap server blog/portal) dimana tools tsb akan mengirimkan data password terakhir ke email kita
- Selanjutnya upayakan mengakses situs tsb via akses yang bersih (jangan via PARS yang aneh2 lagi).
- Ganti password tsb jadi password yang lain lagi (jangan password yg lama) dan selamet deh.
Abah sangat concern ini karena pada umumnya kita para blogger pasti menganggap blog adalah "diri dia". tentu gak rela dan ngeri kalau sampai diri kita" bisa diubek2 dan diobok2 para pemilik PARS, atau siapapun. Sorry informasi ini terkesan menakutken :). tapi sebenernya sebagai seorang teman" abah merasa punya kewajiban untuk bilangin ke temen.. walau hanya dengan info yang secuil ini.. ya nggak ssiihh.... jadi penginnya sih happy blogging gitu looocchh... hahahhahaha hmmm... mau tau nggak bagaimana tahapan YANG PALING mudah gimana userid/password kita bisa dicolong? whuaaahh ueeddaaann karena ada alternatif yang SAMA SEKALI NGGAK PERLU NGINTIP DAN ANDAPUN SUDAH DIKADALIN.. ngeri yah .. bukan nakut2in nih.. sumpeh... setelah baca info ini kemungkinan besar para "mantan pengguna web proxy, tunnel" akan langsung buru2 login ke situs2 kesayangannya lagi trus buru2 ganti password ... hehhehe Gini caranya: - Penyedia PARS menseleksi situs2 apa aja yang mungkin akan dituju pada pengguna PARS ini (pasti pula PARS tsb hanya menseleksi situs2 yang populer dan "mungkin terlarang" saja)
- Atas situs2 tadi lalu penyedia PARS membuat layar login gadungan yang mirip plek! alias look and feelnya gak beda dengan yang asli atau aspal (asli tampilannya tapi palsu isinya). Modus operandinya mirip dengan Phising. Akan tetapi penerapannya bisa pada situs PARS itu sendiri atau "bekerjasama" dengan situs Phising.
- Beres deh, kini penyedia PARS tinggal menunggu korban (yakni anda2 yang
suka menggunakan layanan tsb). bikinnya bener2 semudah ngitung 123 kan yah. Lalu bagaimana kok UserID dan Password anda bisa dibaca? - Anda kan pasti yang datang ke alamat PARS tersebut.
- PARS tanya (atau minta anda masukan), situs mana yang ingin anda kunjungi.
- Trus misal anda jawab "www.maunyakesitu.com" (anggap ini situs yang pake login dan sudah ada dalam daftar situs incaran si PARS tsb)
- PARS seolah menampilkan halaman login www.maunyakesitu.com tadi padahal yang ditampilkan adalah halaman palsu milik PARS !! bukannya milik si www.maunyakesitu.com atau "bila bekerjasama dengan situs Phising" maka anda diarahkan ke situs yang Phising-nya.
- Karena melihat layarnya, formatnya adalah seperti situs yang dituju user tentu tidak sadar lagi bahwa itu adalah situs palsu dari si PARS atau situs phising. Anda merasa itulah situs yang anda inginkan.. dengan rasa kangen.. dan lega akhirnya melihat layar login yang diidamkan langsung deh anda mengisi userID & Password !!
- NGEEK !! program PARS menyimpan UserID & Password anda tadi setelah itu meneruskan UserID & Password kali ini ke halaman www.maunyakesitu.com yang beneran!.
- Setelah itu anda akhirnya bisa masuk deh ke dalam www.maunyakesitu.com utk melakukan kegiatan anda dan tentu (namanya juga diintip) anda tidak merasa ada yang aneh2 pada saat itu.
Selanjutnya lantaran sudah punya UserID dan Password anda, pemilik PARS bisa kapan saja login ke www.maunyakesitu.com seolah DIA adalah ANDA. dan yang terlihat oleh www.maunyakesitu.com memang seolah ITU ANDA. www.maunyakesitu com dalam hal ini secara hukum maupun teknis gak salah. wong UserID dan Password udah bener kok!! ya sesi tsb itu dianggap dillakukan ANDA!. Si pengguna PALSU tsb bisa bebas melakukan apapun spt yang abah ceritakan diatas. dan umumnya situs2 yg pakai userID/password tidak akan menolak akses dobel walah dilakukan pada kurun waktu yang bersamaan. Trik mengambil UserID dan Password dg cara diatas lazim disebut trik web emulation atau Phising juga. Selain cara diatas tsb PARS juga bisa melakukan pengintipan2 atas kegiatan anda semua. dan itu "mungkin" legal!. Kenapa legal? karena situs PARS yang liar tsb umumnya tidak memberikan jaminan bahwa data anda aman, tidak diintip bla bla. Memang kita prihatin atas pemblokiran tsb. tapi lebih prihatin lagi kalau hal tsb membuat orang ceroboh untuk menggunakan layanan PARS yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Salah satu cara agar Anda tidak terjebak (tapi belum pasti jitu). Saat layar login yang anda inginkan tampil pada PARS coba klik link2 yang bukan field utk LoginID dan Password. Bila programmernya tidak teliti tentu saat anda klik Link2 tersebut pasti hasilnya berbeda dengan yang seharusnya. Tetapi bila si programmer cukup teliti (anyway pasti untuk itu effort yang dilakukannya sangat banyak) maka anda akan tetap terjebak. Cara lain untuk mengetahui apakah situs dari PARS itu asli atau tidak maka sebelum anda login anda bisa pancing saja dengan fasilitas Forgot password. Kalau situs palsu mustahil dia bisa mengetahui userID, password dan email anda. Tetapi (lagi2) kalau programmernya teliti dan sudah mengantisipasi kiat spt ini maka link utk fasilitas forgot passwordnya pasti menggunakan layar yang asli (milik situs yang asli). Selain cara tersebut PARS yang nakal bisa juga melakukan monitoring terhadap akses anda dengan melakukan pengintipan trafik anda baik secara live atau melalui Lognya. Salam hangat jabat erat, Abah Disclaimer: - TIDAK SEMUA SITUS PARS ITU DIGUNAKAN UNTUK HAL YANG TIDAK BAIK.
- Abah tidak bermaksud mencemari/menfitnah keberadaan layanan PARS. Hanya menghindari publik agar tidak menjadi korban PARS yang tidak bertanggung jawab.
- Istilah PARS disini bukanlah terminologi / jargon umum pada dunia IT. itu hanya singkatan abah untuk menggeneralisir layanan web proxy server, web tunneling dll.
Pssst.. fyi, ini akhir trilogi dari pengungkapan dibalik "debat" itu tuh. Pernah inget kalo lagi ujian essay? pertanyaan yang hanya sebaris dapat dianggap terjawab kalo kita bisa menerangkannya dalam 1 atau bahkan 2 halaman. And that is how it works. Ya kan? Nah itu pula lah yang terjadi pada acara "debat" antara bung Riyogarta dan bung Roy Suryo. Kita analogikan pertanyaan 1 menit dari bung Riyogarta akan dijawab selama 10 menit oleh bung Roy Suryo. Begitu pula yang dilakukan oleh bung Roy dalam menjawab pertanyaan dari floor. Salah kah? ya nggak donk, karena justru itu yang membuat acara jadi menarik. Bayangkan dengan "analogi SOAL UJIAN" tadi kini kita gunakan pertanyaan model benar-salah. Setelah ditanya panjang lebar (biasanya malah lebih dari 1 baris) trus kita tinggal lingkari B atau S. Bayangkan bila mas Riyogarta membuat pemaparan yang panjang lalu diakhiri pertanyaan yang membutuhkan penjelasan trus tau2 dijawab bung Roy Suryo cuman singkat "ITU BENAR! atau SALAH!" apa nggak yang nanya akan malah bete? ya kaaan? =)) =)) Btw, saya jadi inget jokes: "Apa yang kau sampaikan kalau bertemu kekasih, jawab secara essay" dan dijawab "E... Say... aku kangen lho sama kamu say!"... haalllaahh maksa pisan :)) Sorry lagi serius2 malah canda lagee.. oh iya, tentang foto diatas, Ki-Ka:Riyogarta, Bruri Trya Sartana, Abah, Roy Suryo, Linda Islami, Fahmi Bagi yang hadir atau menyimak acara tsb pasti ingat dalam menjawab pernyataan atau pertanyaan dari bung Riyogarta penjelasan bung Roy sangat panjang lebar tetapi berhubung "so far" masih mengacu pada topik jadi sering saya biarkan. Toh bicara panjang itu juga "pilihan" (ini kata2 yang sangat ngetrend pada acara itu hehehe). Bicara panjang akan menguntungkan karena bisa tuntas menjelaskan secara lengkap. Taaaapi sebenarnya juga bisa terjadi sebaliknya, semakin panjang bicara semakin habis bahan sehingga berkali2 diutarakan yang itu2 juga. Dan dengan membiarkan itu bukan berarti saya "menjerumuskan suatu pihak" tetapi karena saya menghargai fenomena essay tsb. Beneran lho.. suwer tekewer-kewer.. abah berani disumpahin jadi kaya seumur idup deh hihihi Kalau bung Roy Suryo sudah kelamaan bicara toh saya minta untuk di stop. Mengenai bung Roy yang kadang terlihat tidak "langsung/cepat stop" itupun tidak perlu saya protes (ntar bisa jadi debat 3 arah donk hahaha) selain itu publik jelas bisa menilai kejadian tsb. Hal itu berbeda dengan Bung Riyogarta yang sangat anteng dan selalu berbagi waktu. Tapi walau anteng begitu ybs juga pernah complaint kepada saya atas kenakalan" bung Roy, kira2 bung Riyogarta bilang ke saya seperti ini "duh Roy kelamaan tuh jawabnya" :)) dan saya tetap bilang harap tunggu ya. (mosok disana saya musti jelaskan kepada bung Riyogarta fenomena essay itu wah ndak lah) Eeehhhh.... rupanya tanpa saya duga sama sekali bung Riyogarta gak tinggal diam.. dia punya move2 yang bisa saya katakan "smart" dalam menggerakan bidak2"nya ... dan apakah itu? sadarkah anda (yang menyimak) bahwa disela2 penjelasan bung Roy Suryo tsb tau bung Riyogarta seringkali asik memainkan "layar tancep" (projector screen) utk menayangkan hal2 yang mengganjal berupa kutipan2 statement bung Roy Suryo dan ternyata banyak juga slide kutipan2 tersebut. Saya sampe bergumam dalam hati "waaah mas Riyogarta memang sudah mempersiapkan dengan matang dan lengkap". Kenakalan bung Riyogarta seharusnya saya tindak karena mengganggu penjelasan bung Roy Suryo. Taaappiii kok saya diamkan juga?.. yah dalam "istilah belandanya" adalah "cincay laah... haiyaaa" kenakalan dibalas dengan kenakalan.. yo wis tho... score "satu sama"... saya lega deh.
Dan hal yang sangat diluar dugaan debat yang tadinya berkesan adu prinsip.. dengan bergantian melakukan pemaparan ke publik tiba2 berlanjut ke debat langsung antar kedua pihak. Saya sempat berpikir.. "nah ini dia saat sang Pelanduk akan mati... HAHAHHAHAHA" untung ternyata masih bisa idup. Adapun cara saya menenangkan keduanya hanya dengan jokes adalah karena saya sangat percaya atas kedewasaan mereka berdua sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. terbukti bukan mereka sangat mature untuk saling menerima perbedaan itu dan tidak ngotot.. tidak melotot.. tidak sewot.. . Secara pribadi (setelah melepas atribut moderator tsb) saya menilai bahwa: -
Menanggapi "dugaan atas kesalahan2 pernyataannya" bung Roy Suryo saya perhatikan (correct me if I am wrong) sama sekali tidak mengutarakan kata2 legawa misal "oh maaf mungkin waktu itu saya salah istilah, tapi maksud saya adalah..bla bla" karena toh kita masih manusia pasti punya khilaf. Dan sayangnya bung Roy acapkali menjelaskan "bahwa kesalahan2 pada banyak artikel adalah wartawan yang salah persepsi" anyway dalam hal itu tentu bung Roy punya alasan tersendiri mengenai hal tsb, yang mana yang betul wallahualam. -
Saya melihat memang banyak sekali blogger2 yang hanya bisa mencerca, mencaki bicara miring tentang bung Roy Suryo, hal tersebut bisa saya anggap tidak punya estetika dan tidak punya nyali untuk menghadapinya langsung. Ingat bahwa seorang Roy Suryo tetaplah suatu sosok manusia. Apa segitu parahnya kerugian kita selaku internetters, selaku bloggers? apakah segitu besarnya kesalahannya sehingga patut menerima cacian yang sedemikian? apakah dia korupsi? ataukah anarkis? penjahat? pembunuh? pemerkosa? nggak seperti itu bukan? memang wajar ada yang membenci atau menyalahkan (itu sepenuhnya hak anda) tetapi lakukan dengan cara yang menghormati harkat dan martabat kita sendiri sebagai manusia. -
Memang bung Roy terlihat "sepertinya" lebih banyak berkelit, bila saya yang menjadi beliau pasti saya akan memaparkan hal yang lebih luas yang menjadi concern saya dan biarkan floor yang menilai atas concern saya tsb. -
Diantara sebagian orang yang membencinya ternyata banyak juga yang ngefans. Banyak yang minta foto, dan bahkan saya lihat gadis2 sempat berebutan untuk berfoto dengannya setelah acara berlangsung, dan ada "hacker" yang mencari kesempatan "berkonsultasi / berdiskusi" kepadanya. Hal itu menurut saya bagus juga sebagai pengimbang bahwa pada sisi lain dia bermanfaat. Bukankah itu arti yang sejati dari hidup? agar kita bermanfaat bagi orang lain!. -
Saya sendiri yakin bahwa seorang Roy Suryo sekalipun tidak menggunakan blogging untuk menyampaikan aspirasinya tetapi beliau juga banyak membaca blogging. Dan analisa saya sebelum acara tsb dia sudah membaca blog bung Riyogarta, analisa ini karena ternyata skalipun tidak ditanya siapapun tau2 ybs menjelaskan bahwa dia benar2 dosen UGM dan bahkan bicara sampai soal gaji (dan ingatkah anda saat itu saya mengingatnya melalui mic bahwa bung Roy keluar topik). -
Seorang Roy Suryo adalah pribadi yang terbuka dan berani. Dia mau datang ke "kubu lawan" berbicara lantang diantara para "penentang" juga media pers. Dia menyampaikan sesuatu yang dipandangnya benar. Saya angkat topi untuk mas Roy (sayang saya nggak punya topi lebih dari satu, ada juga topi buat golf, kalo diangkat2 ntar panas kena matahari.. hehhe) -
Semoga seorang Roy Suryo walau "dianggap kontroversial" tetap bisa tegar dan kelak fenomenal, misal sama seperti halnya pak SBY, disatu pihak dipuji tetapi juga dicaci tetapi kiprahnya secara bertahap dapat memfasilitasi terjadinya pembersihan negara dari koruptor dan keterpurukan yang berkepanjangan. Tentang Bung Riyogarta: -
Jarang orang yang tadinya sangat biasa bahkan tidak pernah terdengar (atau jangan2 saya yang "kuper" yah hahahaha) yang tau2 bisa langsung melejit dan meroket sehingga dikenal kalangan blogger sebagai pahlawan" pembersihan nama blogger (yang konon jadi sempat dicap buruk dimata publik) tetapi tetap tenang dan terlihat cukup berhati2 dalam movenya dan tetap "membumi". Saya menilai bahwa beliau adalah seorang welldone cooker, membuat persiapan yang sangat matang dalam setiap kiprah, tampil tetap tenang dan low profile. -
Namun satu masukan saya bagi beliau adalah dalam berperang/duel jangan bawa senapan yang memang bisa menembak jitu tapi hanya satu per satu.. melainkan bawalah "senjata otomatis" yang bisa memberondong lawan dan hanya berhenti saat peluru habis... istirahat untuk mengisi lagi dan lalu?.. ya berondong lagi.. isi lagi.. berondong lagi.. semoga bung Riyogarta tahu "maksud yang tersirat diatas" :)) -
Saya suka dengan konsistensi beliau. ditengah "distorsi" dan segala pengaruh blogger sekitarnya yang bisa dikatakan berpotensi mempengaruhinya tetapi beliau tetap konsisten pada apa yang dia perjuangkan dan dia lalu pasti akan terus bergerak untuk perjuangan selanjutnya.. dan selanjutnya. -
Mengapa bung Roy Suryo menyambut ajakan bung Riyogarta? karena bung Riyogarta memilih jalur diskusi langsung. Bung Riyogarta mungkin tidak mau terjebak dan berkutat pada diskusi belakang layar. Ini salah satu yang tersurat tapi yang tersirat? "mungkin" pada setuju pandangan abah bahwa surat terbuka dari Riyogarta tsb cukup menampilkan aura bahwa ajakannya bukan sekedar tantangan mengadu ilmu/otot/oceh tetapi mengadu pandangan dan menjelaskan apa yang mendasari hal tsb, yang terlihat pada surat tsb bahwa mas Riyogarta tidak terbakar emosi. -
Banyak respon bahwa langkah bung Riyogarta adalah suatu kesabaran yang "amat sangat" karena (analoginya) kalau mereka yang berhadapan dengan bung Roy Suryo mereka tidak tahan untuk BEEP.. atau BEEP... dan bahkan BEEP ke mas Roy Suryo. Sorry nih mesin sensor saya lagi sensitif akhir2 ini jadi bentar2 ngeBEEP.. ;)) tapi untung keBEEP.. kalo ngga pasti yang baca langsung ngomong "astagfirullah".. sama saya juga gitu waktu denger komentar2 mereka... :) -
Dia bisa memikat banyak pihak, dan siapa tahu dia kelak menjadi IT idol. Semoga saat itu terjadi dia tetap dapat bersahaja seperti sekarang. Mengenai keduanya: Saya analogikan keduanya bagai termos air panas. dapat memendam air yang sangat mendidih didalam tetapi tetap adem diluar dan saat air panas tsb tertuang dilakukan secara perlahan sehingga tidak melukai atau melepuhkan keduanya. Jelas sekali citra intelektualisme dan profesionalisme mereka. dan mereka juga humoris, terbukti skalipun sedang "overheated" tetapi tetap tertawa saat saya lontarkan jokes2 ringan utk cooling down. Frankly speaking I admire you both on certain things. In deed both of you are a great value for the country.
Akhir kata, menyudahi "trilogi" pengungkapan sisi lain dari acara tsb, Saya, Abimanyu Wachjoewidajat.. eh Abah... menghaturkan kepada bung Roy Suryo dan Riyogarta, kepada yang menyimak acara tsb baik langsung maupun online, kepada para pengamat IT, pengguna Internet di Indonesia pada umumnya dan rekan2 blog saya, terima kasih yang sebesar2nya atas penerimaan anda terhadap sumbangsih sukarela saya sebagai moderator. Saya mungkin kurang fair saat itu, saya mungkin kurang netral (walau itu semua sudah saya upayakan), tetapi satu hal yang pasti bahwa semua itu saya lakukan dengan niat baik. Mohon maaf apabila ada kata yang menohok, ungkapan yang berlebihan, jokes yang mungkin menyinggung, maupun hasil yang dicapai. Percayalah itu semua terjadi karena keterbatasan saya sebagai manusia, yang tentu tidak lepas dari kekhilafan dan kekurangan.
Semoga Sang Khaliq, selaku yang Pencipta dan yang Maha Kuasa memberikan kita berkah dari apa yang kita lakukan dan bisa kita amalkan demi kepentingan kita bersama, kemajuan bersama, walau kita beda agama, beda suku, beda ilmu tapi kita punya satu nama yang sama, Indonesia.
Salam hangat jabat erat Abah (pheww.. kelar juga nih.. udah ah abah gak ngerepotin ente2 lagi buat nunggu2 edisi lanjutnya yah)
Tentang jalan acaranya bisa anda simak dari berbagai situs. kalo abah ceritain disini jadi basi doonk... anyway yang abah akan blog adalah sisi2 lain mengenai acara itu yang juga menarik disimak.
Ok saya mulai bercerita, duduk manis yah... minum dulu... makan kue tartnya.. eh awas jatuh... tuuuhh kan baru aja dibilangin.. kececeran di keyboard dehhh.... eeehh jangan norak gitu deh.. keyboardnya kok dijilatin sih.. jorok.. hayo di lap dulu.. baru baca tulisan ini. :))
Temen abah sempet bilang, gila lu bah, beli kucing dalem karung. Lu kan belom tau siapa itu Riyogarta, kok lu nekat sih bah. Kalo dia ternyata *beep* dan *beep* atau *beep* gimana (psst.. BEEP itu suara sensor yah.. temen abah soalnya cara ngomongnya sama dg abah.. suka bablas sak karepe dewe) inzet: saat diskusi berlangsung di Universitas Budi Luhur, yang juga diliput oleh Universitas Bina Nusantara dengan live streaming. Hmmm.. sempet mikir2 juga iya ya abah gak kenal siapa dia. jangan2 orangnya emosian, trus maunya macem2 dan banyak hal2 buruk yang "sempat" terlintas. maklum namanya juga blom kenal.
Tapi dari 2x telponan dihari kamis itu abah (yang biasa ngikutin instinct) merasa mas Riyogarta ini is an intelectual, mature and such a nice guy... hmm tapi dengan masukan dari temen abah ya abah juga musti ati2 dulu.. banyak serigala berwajah domba, dan domba berwajah abah.. haaallaahh salah yah.. :))
Ah bodo amat lah.. udah bilang sanggup kok. kalo abah mundur ntar banyak efeknya.. ah daripada daripada ya mendingan mendingan deh... gitu pikir abah btw, kenapa abah hanya khawatir ttg mas Riyogarta, gimana dengan mas Roy Suryo? yaahh kan sering liat di TV cara bicara, cara tutur dll. dan selaku public figure pastilah seorang Roy Suryo tidak akan bertindak yang gimana2.
Abah lupa ceritakeun bahwa sebelum ngetik 4 halaman itu kan abah musti punya referensi ttg mas Riyogarta, kemana carinya yah? tapi sebelum abah guling2 (googling) abah inget email dia kan me@riyogarta.com aaahh abah mampir ke situsnya aahh.. pasti dia punya "wewewe-nya" deh.. :))
Trus ketik www.riyogarta.com... trus .. wait... 5 detik... wait.... 10 detik ... wait.... heh lho kok lama sih.. ya udah abah sabarin deh... kan katanya orang sabar itu ganteng.. eh salah.. orang sabar itu dikasihi Allah. akhirnya kebuka deh situs dia. abah baca.. hmm.. bener kaaann dari tulisannya keliatan banget dia orang educated.. santun.. tapi tegas juga... hooreee... my instinct is partly correct (wah kok partly? iya lahh.. fullynya kan ntar kalo udah ketemu)...
Trus ada info2 tentang komunikasi antara mas Riyogarta dan mas Roy Suryo, ok. tambah jelas nih..
Oke deh.. seem I would not get any trouble ... trus abah baca2 deh komentar temen2nya yang mendukung... hhmmm .... HAAAHHH.... hhmmm.... WAAAHHH... baca lagi... DUUUUHHH...... baca terus.. ALAAAMAAAAKKK.... naaahh ini baru yang troublesome.. ehuheuheuhe ajegile komentar2 temen2nya banyak yang kata2nya bikin ngucap "masya Allah" ama "astagfirullah" gitu deh ... :)) hmm.. tapi wajarlah.. issue ini terjadi karena sudah menumpuknya uneg2 masyarakat IT kepada Roy Suryo. Dan saya gak boleh terpengaruh hal tsb agar saya bisa menjaga profesionalisme, dan tidak membawanya kepada hal yang pribadi.
Puanteesss situsnya lambreta (lambat).. wong yang akses banyak getoohhh... (keesokannya abah baru tau bahwa mas Riyogarta ditegur adminnya karena blognya sampai memakan 23% access resource di hostinya) aje gile 23% buat akses tuh guedeeee.... wah yang akan aku moderasikan adalah bener2 big issue donk.. hiks, tapi gapapa... pasti ada jalan..
yo wis, I got the picture... skalipun masih penasaran... toh besok juga ketemu mas Riyogarta. trus what should I do??? hmmm.. yang kepikiran adalah membuat pengantar ringkas yg akan abah baca saat pada acara tsb. - Acara ini akan menjadi menarik karena sepertinya baru kali ini dilakukan Diskusi Public antar praktisi atau professional IT yang melibatkan banyak pihak untuk membahas banyak hal yang sedang marak terjadi di Indonesia pada akhir2 ini.
- Beberapa hal yang pasti:
> Hari ini bukanlah suatu debat dua arah tetapi lebih dikatakan sebagai “diskusi” karena selain melibatkan Bung Roy Suryo dan Bung Riyogarta juga membuka kesempatan para praktisi IT di univ Budi Luhur ataupun Bina Nusantara untuk bertanya langsung ke para Nara Sumber > Hadirin jangan berharap bahwa Acara ini adalah “persidangan” terhadap Bung Roy Suryo atas banyak pernyataannya di publik. Karena bila dicecar pasti akan ada alasan. > Acara ini jangan dianggap bahwa Bung Riyogarta (atau pihak manapun) sekedar mencari popularitas dengan menantang seorang Bung Roy Suryo untuk membahas topik seperti ini. > Acara ini bukan pula meeting atau forum musyarawah: Jadi hasil akhir yang diharapkan dari Acara ini belum tentu / tidak perlu berbentuk suatu kesepakatan, perdamaian atau bentuk mufakat apapun. Bisa saja masing2 pihak tetap berada pada prinsip atau pemikirannya masing2. Tetapi yang pasti Acara ini bukan ajang perseteruan karena kenyataannya tidak ada yang berseteru!!. > Setidaknya sepulang dari Acara ini semua pihak (termasuk Nara Sumber) akan semakin bertambah ilmu serta wawasannya untuk kemudian menuangkan pemikiran2 lanjutan yang pada intinya akan bermanfaat bagi perkembangan dunia IT di Indonesia dan juga dalam membawa IT Indonesia agar dapat berkiprah dan lebih terpandang dimata Internasional. - Yang akan menarik pada Acara ini adalah masing2 pihak:
> Mewakili diri (dan pemikiran serta kiprahnya) secara individu tanpa mengatasnamakan suatu Lembaga/Institusi/Badan Hukum/Badan Usaha manapun. > Dapat / diperbolehkan secara blak-blakan mengutarakan pendapat, prinsip, menuding pihak lain, mengadu argumentasi tapi semua yang dilakukan tersebut dapat dipertanggung jawabkan dan tentu dengan batasan kesantunan, norma dan etika selaku kaum intelektual dan profesional. > Semua ketidak sepakatan hanya berhenti pada kata2, tanpa dendam dan tentu mungkin saja dilanjutkan pada Acara lain sejauh pihak yang terkait mensepakati hal tersebut. > Pihak yang terkait (terutama Nara Sumber) tidak akan melakukan Walk Out sampai acara ini selesai. Trus gak lama dari pihak UBL hubungi abah utk penjemputan, disepakati standby jumat jam 6 dirumah saya dan kita akan berangkat paling lambat 6.30 agar bisa sampai di UBL jam 8am. dan trus abah tidur deh.. alhamdulillah tidurnya enak... jam 5 dah bangun.. trus shalat subuh, buka komputer bentar.. mandi... dan jam 6 teng jemputan datang. mantaabb UBL tepat waktu nih. abah malah nawar 6.15 karena musti siap2. gentian abah juga jam 6.15 teng udah ready trus kita brangkat ke UBL. eeehhh dijalan abah ditodong wawancara oleh penjemputnya. namanya Ridu.. yo wis pikir abah itung2 ngobrol2 dijalan jam buat ngilangin suntuk karena macet. Jam 8 nyampe di tempat. trus kenalan dengan mas Bruri, pak Ir Wendi, Prof Dr Ronny (rektor) dan beberapa orang lainnya. Sempet kenalan dengan mas Riyogarta yang dateng bbrp saat kemudian tapi gak ngobrol banyak karena dia ada keperluan dulu jadi abah ditinggal lagi dan ngobrol2 dengan bapak2 diatas. tapi sampe saat itu mas Roy Suryo blom datang.. wah mulai berkecamuk... dateng .. nggak.. telat.. dateng .. nggak.. telat.. dateng .. nggak.. telat.. daan teeng kira2 8.45 yang ditunggu2 hadir. kita ngobrol2 sejenak dan jelang 9am kita sama2 menuju ruang. Semua pengunjung sudah didalam. Alhamdulillah acaranya dilaksanakan On Time... penghargaan dan apresiasi saya kepada UBL karena telah mengawali acara ini secara tepat waktu. Setelah dibacakan ternyata kedua pihak menyanggupi dan audience tidak ada yang protes.. Alhamdulillah... trus abah siapkan bendera meraaaahh.... dan bilang.. GET READDDYYY.... AND LETS THE BATTLE..... BEGIN !!!.... *kidding* Tunggu cerita selanjutnya yaahh... Salam Hangat Jabat Erat, Abah
Kamis pagi abah menerima telp dari bung Riyogarta yang intinya abah resmi dipilih sebagai Moderator untuk diskusi publik antara Roy Suryo dan Blogger. Langsung abah sanggupi karena sebelumnya memang abah yang mengajukan diri sbg sukarelawan.
Hmm... Sebentar, kok saya langsung ke topik yah?... Oke saya ceritakan asal muasalnya. Berangkat dari banyak diskusi pada milis2 yang saya ikuti yang akhir2 ini mengangkat topik hangat antara RS dengan personil suatu mass media yang intinya RS tidak suka atas apa yang diomongkan personil tsb pada area publik" dan hal tsb bisa memiliki konsekuensi hukum. Dan personil tsb berkilah bahwa justru RS yang melakukan "penyusupan" karena apa yang diomongkan tsb hanya pada milis intern yang tertutup pada kantor si personil tsb. Cukup seru membaca kontak bolak balik antara keduanya. Lho kok abah malah tertarik hal yang beginian? Bagi abah, selaku praktisi IT, tentu hal semacam ini jauh lebih menarik daripada melihat berita infotainment yang melulu hanya tentang gosip selebriti, atau cerita hantu hahaha.
Hal yang seperti konflik diatas juga dapat memperluas wawasan IT saya khususnya pada border area. Kalau ITnya itu sendiri kan sudah mendarah daging karena sudah 23 tahun saya berkecimpung didalamnya dari tingkat PC sampai ke teknologi main frame yang setara dengan Super Komputer sudah pernah saya tangani. Dan akhir2 ini antusiasme saya adalah keluar batas IT dan masuk ke hal yang berhubungan dengan manusianya seperti hukum, budaya, trend, pemahaman dll.
Lalu rabu pagi saya baca postingan dari Chica, dia temen dekat abah di milis "Pasca Kegelapan" hahaha (itu salah satu milis Gila utk kalangan tertutup yang kalau postingannya gak gokil maka gak bakal ditanggapi HAHHAHAHA). Postingan dari Chica adalah forward dari topik menarik mengenai tantangan diskusi terbuka oleh bung Riyogarta ke Roy Suryo yang sudah disepakati tempat dan tanggalnya, tinggal mencari moderator netral yg disetujui kedua pihak. Abah lihat tanggal awal postingan wah sudah dari bbrp hari sebelumnya mungkin mrk sudah menemukan orang itu. Tapi entah bagaimana abah melihat hal "yang secara kebetulan baca berita ini" adalah suatu amanah, dengan niat tulus maka sayapun mengirim email kepada bung Riyogarta bahwa saya bersedia jadi moderator sukarela tsb. Padahal saat itu abah belum jelas topiknya, belum tahu apakah abah ada waktu (tidak ada acara lain) dan belum tahu siapa bung Riyogarta, tapi abah sudah tahu bung Roy Suryo karena beliau acap tampil diberbagai media koran dan televisi dengan label "pakar telematika". Setelah melayangkan email tersebut saya langsung bergegas ke Citos karena suatu tabloid akan menginterview saya mengenai salah satu produk saya yaitu MoReCo (produk Alarm Mobil yang pintar dan canggih) ... lho lho kok saya jadi jualan ya... ok ok kita kembali ke topik.. (pssstt. tapi kalo ada yang minat alarm canggih hubungi saya yah.. hahahha)
Sepulang dari Citos sudah malam banget jadi saya nggak sempat baca email lagi dan langsung tidur. Kamis pagi (spt yang diceritakan di paragraf awal) bung Riyogarta menelpon. Saya sempet kaget (tapi masih nebak2 apa kira2 yang akan dibicarakannya). Ternyata beliau bilang Maaf atas penolakannya kemarin, dan beliau bercerita bahwa setelah berdiskusi dengan rekan sejawatnya maka diputuskan bahwa dari beberapa kandidat yang ada saya termasuk yang memenuhi syarat, apakah saya masih bersedia untuk jadi moderator? Abah yang tidak terbiasa mundur dari apa yang sudah abah ucapkan segera menyangggupinya. Dan karena tidak ada waktu lagi banyak maka diminta agar saya datang saja jum'at pagi 1 jam sebelum acara dimulai untuk klarifikasi bbrp hal. "Okeh.." jawab saya menutup pembicaraan tsb.
Sontak setelah itu segala pikiran langsung berkecamuk. Berbagai hal melintas di otak saya. Kenapa begini.. Kenapa begitu... Bagaimana kalo begini... Bagaimana bila begitu.. Begini Begitu.. Begini Begitu... Hmm.... Saya langsung membuka email saya dan ternyata memang ada email dari bung Riyogarta yang dikirim rabu sore bahwa saya terlambat mengajukan diri karena sudah ada beberapa kandidat lain bla bla.. "Klik" email tsb saya tutup. Oh ok kalau begitu, pertanyaan mengapa bung Riyogarta tadi call untuk mengoreksi emailnya. It's find for me. Toh akhirnya saya yang dipilih.
Tapi tetap abah masih nggak tenang... wah harus konsen dan menenangkan diri nih. Saya langsung tanya ke staf utk memastikan apakah kamis dan jum'at saya ada meeting atau appointment untuk "ngamen" (istilah tsb saya gunakan kepada staf yang artinya "presentasi produk"). Saat dia bilang tidak maka pertanyaan kedua terjawab bahwa saya punya waktu untuk acara tsb. Then I told my staf that I'll be gone till noon and will not accept any disturbance Langsung abah lepas lagi baju kantor dan ganti t-shirt, ambil golfbag dan lalu pergi maen pingpong (lho kok) ... eh salah.. abah pergi ke tempat driving range lah.
Sepukul ... dua pukul ... tiga pukul ... terus terus .. konsentrasinya bukan ke golf skill abah. tapi sejujurnya pelampiasan kebingungan saat itu. banyak yang berkecamuk...
1. Lalu abah ngobrol sama orang yang dekat mengenai acara tsb. Pertanyaan dia benar menohok jidat "Yakin bener mau jadi moderator netral? bukannya selama ini abah juga berkomentar miring tentang bung Roy Suryo?? pasti abah akan memihak bung Riyogarta doonk" waadduuhh... ada benarnya. Waah abah mikir. musti gimana.. waduh.. waduh... lalu abah tersadar.. tapi ini kan amanah Allah. kalau abah nggak netral wah dosa donk.. kalo abah gak netral berarti abah gak profesional donk.. ok ok.. abah harus siap netral.. abah harus bisa netral.. abah pasti bisa netral.. 2. Yang hadir katanya para pakar IT, biang2 blogger dari Universitas Budi Luhur maupun dari luar, ada live streaming ke Universitas Bina Nusantara dan ke situs publik serta diliput langsung oleh televisi, mass media. Berarti lot of people are watching. 3. Topik sampai saat itu belum pasti karena antara RG dan RS masih saling tawar menawar. Lalu bagaimana kalau last minute ternyata topik yg dipilih adalah area yang saya nggak kuasai? langsung abah mengoleksi dan mengelompokan apa2 yang abah kuasai dan apa yang nggak dan kira2 bagaimana mengatasinya..
dua puluh ... tiga puluh .. empat puluh bola terus saling bergantian melayang. I may say that my swing are getting better but somehow that is out of what I was thinking about.... alamaaaakkk!!!
4. Abah langsung merangkum kisi2 bahasan (yang akan saya jelaskan pada posting selanjutnya). 5. Abah memastikan diri bahwa I will be there as moderator, not referee, neither a judge. 6. Bagaimana kalau sampai RG dan RS ribut? bagaimana kalau publik ribut, atau ricuh. Seperti biasa saya langsung mempersiapkan solusi, prevensi dan langkah2 yang diperlukan.
tujuh puluh... delapan puluh... sembilan puluh... aaaahhh akhirnya ampir abis deh bolanya kalo udah 100 saya pulang ah trus persiapan buat besok (itu yang ada diotak)...
7. Wih pakar IT dari UBL akan debat dengan pakar IT dari UGM, dan moderatornya praktisi IT dari Akademi Perhotelan !! Hallaaaahh nggak nyambung banget. Tapi gakpapa, toh track record saya di IT bisa dibilang "lumayaaann gitu deh aah". Modal2 saya berorganisasi dan berinteraksi di APJII (Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia), ASIH (Asosiasi Sistem Informasi Hotel), ACS (Australia Computer Society) dll cukup untuk modal tempur. :)) 8. Trus sempat mikir lagi.. lho ngapain musti me-recall semua pengalaman tsb. toh kali ini saya bukan presentasi tetapi jadi moderator. 9. Apa yang harus abah lakukan sebagai pencair suasana (sudah jadi kebiasaan saya dalam setiap presentasi, seminar pasti saya menyiapkan beberapa jokes sebagai ice breaker). Tapppiii diskusi besok akan pasti agak panas.. Berarti jokesnya harus oke punya jangan sampe garink... bisa2 abah culun nih hahahha .. alhamdulillah aku punya banyak ide kalau soal jokes. So I had prepared some... dan tentu kali ini bukan jokes yang "porno" ... padahal selama ini abah lebih punya banyak jokes "porno" hahahahhaha.... *kidding*.
wah otak masih blom sreg nih... dan bola ke 100 udah terbang... abah pesan 100 bola lagi dan pindah ke lapangan. Tapi nggak mau putting karena pasti pikiran buyar antara persiapan dan konsentrasi ke hole.. mendingan tetep driving2 aja enak santai bisa gebak gebuk...
10. RG menelpon lagi utk konfirmasi bahwa topiknya kira2 menjadi blogger yang positif. hmmm oke.. topiknya mayan nih.. dan "Seolah" ringan nih. tapi bila topik ini sampai jadi perdebatan THERE MUST BE SOMETHING BIG ON THIS. tapi saya nggak tau apa.. hmmm.. gapapalah.. masing2 RG dan RS pasti akan punya truff untuk topik itu. abah cuman berharap moga2 nggak jadi culun bila topiknya masuk ke area yang kurang abah kuasai. 11. Orang pasti berharap untuk sedapat mungkin memojokan RS, haruskah abah membela RS? tapi kenapa harus dibela, toh pasti dia akan mempersiapkan pembelaannya? orang pasti berpikiran miring tentang RG misal aja mungkin dia dianggap cari popularitas? apa iya dia cari popularitas? atau justru akan dituding sok pahlawan? pastilah RG juga sudah tau resikonya dan dia sudah ada persiapan tentang itu. But what I will do about those? 12. Pertanyaan awal nongol lagi "Yakin abah gak berat sebelah?" trus tau2 cling!! baru keinget.. lho kan udah dibilang bahwa jadi moderator ini nggak dibayar.. sukarela... NAAAAH NO BURDEN AT ALL ATUUUHH !!! ya sudah tuntas deh. 13. Abah sebaiknya bikin ketikan.. isinya panduan.. kisi2.. atau apalah.. harus ada itu.. harus ada!! trus otakpun berpikir kira2 garis besarnya seperti apa..
Itu adalah sebagian dari apa yang sliweran di otak abah, anyway anyhow semua itu terjawab sudah... dan waktu udah sekitar jam 1pm ... waduh belum shalat dzuhur dan cacing2 didalam perut abah pada minta dikasih makan.. tapi masih ada 50an bola. Mumpung ah.. otak udah lega, skarang waktunya untuk bener2 enjoy my swing dulu, trus baru pulang...
wes ewess ewesh.. bablas bola ke 200 melayang sudah. aah lega.. abah pulang ah.
Sampai kantor setelah shalat dan makan trus ngurusin kerjaan dulu.. biar gimana harus cari makan doonk.. Setelah staf pada pulang sekitar 3 jam abah ketik2 yang isinya hal2 yang menyangkut topik acara tsb.. semua yang tadi kepikiran di driving range meluncur sudah. Alhamdulillah semua pemikiran yang ada diotak berhamburan dan lancar tertuang ke jari2. Tuntas deh abah bikin ketikan sekitar 4 lembar. Abah akan print beberapa trus akan bagikan ke bung Riyogarta dan bung Roy Suryo dan panita. Dan abahpun tidur...
Lalu bagaimana saat acara tersebut berlangsung?... nanti abah ceritakan yah. baca lagi yah.. kembali kesini lagi yah.. zanzi lhooo.. zzaannnzzzziiii....
Salam hangat jabat erat Abah.
 Usia 17 adalah usia yang "dianggap matang". Dan kami bersyukur. tidak terasa pernikahan kami telah menginjak 17th pada medio maret kemarin.
Saya teringat saat lajang untuk menjejak usia 17th terasa sangaaaaat panjang apalagi bila usia 17th tersebut dicapai berdua dalam suatu mahligai yang disebut rumah tangga. Tak terasa betapa panjang jalan yang telah kami tempuh. Dan semua tidak dilalui dengan mudah... beragam hal telah kami alami...
Shanti istriku, mari kita jalani terus hidup ini.. tanpa perlu berjanji muluk... Cukup biarkan hati kita yang sudah saling terpaut... sebagai kendali kebersamaan ini... Kita saling percaya.. kita saling membutuhkan... kita saling mengisi... Makasih udah mendampingi papa, makasih membantu dan melayani papa, makasih banyak mau mengerti papa Memang aku lucu, memang aku galak, memang aku egois, memang aku tak punya rasa, tapi
|
|